
SD Kristen Karmel 01 didirikan pada tahun 1976 di Dusun Ngaduman, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan—sebuah wilayah terpencil di lereng Gunung Merbabu pada ketinggian 1.700 m dpl. Keberadaan sekolah ini menjawab tantangan rendahnya angka melek huruf (90 % masyarakat masih buta huruf), minimnya akses air bersih dan sanitasi, serta kondisi kesehatan dan ekonomi keluarga yang lemah akibat isolasi geografis dan ketiadaan fasilitas pendidikan formal. Atas kepedulian Yayasan Sion Salatiga terhadap kebutuhan dasar masyarakat, SD Kristen Karmel 01 hadir untuk memberdayakan penduduk melalui pendidikan, sekaligus menjadi jembatan kasih dalam mewartakan Firman Tuhan.
Tujuan Pendiriannya adalah:
1. Menyebarkan Injil dan memperkenalkan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat.
2. Mengentaskan buta huruf, sehingga warga dapat membaca dan menulis.
3. Menyelenggarakan pendidikan formal agar anak‑anak usia sekolah memperoleh pembelajaran layak.
4. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program edukasi dan tindak lanjut di komunitas.
Saat ini, SD Kristen Karmel 01 melayani siswa dari Dusun Ngaduman, Gedong, dan Nglelo. Meskipun berlokasi di daerah berpendapatan menengah ke bawah—dengan kebanyakan orang tua berprofesi sebagai petani kecil atau buruh—sekolah ini tetap menjadikan inklusivitas sebagai prioritas: menerima anak-anak beragama Kristen maupun Muslim. Kurikulum mengedepankan pendidikan berbasis karakter yang bersumber dari Firman Tuhan dan cinta lingkungan; program unggulan meliputi pembelajaran akademik, kegiatan ekstrakurikuler jaranan (tarian kuda lumping), serta penguatan rasa cinta alam sekitar lewat praktik sederhana di sekolah.

Mitra dan Dukungan SD Kristen Karmel 01 bergantung pada kolaborasi berbagai pihak:
- Yayasan Sion Salatiga.
- GKJTU Manunggal Ngaduman.
- Pemerintah Kabupaten Semarang.
- Masyarakat sekitar dan Pemerintah Desa.
Karena jumlah siswa yang masih terbatas, SD Kristen Karmel 01 menghadapi tantangan pembiayaan untuk program‑program ideal dan honorarium guru. Kami membuka kesempatan bagi mitra dan dermawan untuk turut mendukung pelayanan ini—baik melalui donasi material, beasiswa siswa, maupun bantuan sarana‑prasarana. Bersama, kita dapat memajukan pendidikan di daerah terpencil dan meneguhkan masa depan generasi penerus.