Indonesia adalah wilayah yang rawan bencana—mulai gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga letusan gunung berapi—yang menuntut penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Menyikapi hal ini, Yayasan Sion mendirikan Unit Tanggap Bencana pada 2006 sebagai tanggapan atas gempa di Yogyakarta. Beroperasi di bawah Divisi Pemberdayaan Masyarakat, unit ini terus bergerak hingga saat ini untuk merespon setiap ancaman dan dampak bencana dengan semangat kemanusiaan dan gotongroyong.

Tujuan utama Unit Tanggap Bencana :

  • meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sebelum dan saat bencana
  • memberikan bantuan segera kepada para penyintas
  • mendampingi pemulihan pascabencana secaraholistik. Pelayanan kami mencakup pelatihan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga komunitas menjadi lebih tangguh menghadapi tantangan kedepan.

Ruang lingkup kegiatan mencakup tiga wilayah utama:

  • Kabupaten Klaten (Desa Sidorejo, Tegalmulya, Telagawatu), yang berjarak kurang dari 7 km dari Puncak Merapi aktif;
  • Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kecamatan Pundong (Bantul) dan Desa Kemasan (Sleman), dengan pendampingan kepada tiga kelompok wanita;
  •  Salatiga dan sekitarnya, di mana kami mendampingi 20 gereja GKJTU untuk menjadi Gereja Tangguh Bencana.

Di setiap lokasi, kami juga membina kesejahteraan masyarakat melalui pembentukan kelompok prakoperasi dan pelatihan keterampilan lokalseperti pembuatan susu kedelai dan budidaya jamurserta memberikan pendampingan laporan keuangan bagi ibuibu berpendidikan SD.

Kegiatan kami meliputi:

  • Pelatihan kebencanaan (mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan),
  • Pembentukan dan pendampingan kelompok ekonomi masyarakat
  • Pelayanan kesehatan ―cek kesehatan dan penyuluhan― dua kali setahun.

Semua ini terlaksana berkat kolaborasi dengan mitra: Jakomkris dan YEU (staf ahli kebencanaan), Unit Kesehatan Yayasan Sion (dokter, perawat, kader), serta pemerintah desa setempat yang memfasilitasi akomodasi pelatihan.

Ayo Bergabung! Bencana adalah tanggung jawab bersama. Kami membuka kesempatan kepada individu, organisasi, dan relawan untuk ambil bagian—baik dalam bentuk donasi materi, dukungan pendanaan, maupun kehadiran langsung sebagai relawan kebencanaan.